Wednesday, September 24, 2008

HIDUP DI DALAM PERSEKUTUAN

"Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita adalah setia"
1 Korintus 1 : 9

Memiliki persekutuan yang karib dengan Tuhan sangatlah penting bahkan Allah sendiri menghendaki hubungan yang sangat dekat dengan anak-anakNya, seperti halnya Tuhan Yesus yang memiliki persekutuan pribadi dengan Bapanya di sorga. Bersekutu dengan Bapa menjadi prioritas utama dalam kehidupan Tuhan Yesus. Alkitab mencatat : "Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia banguna dan pergi keluar, Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana." ( Markus 1 : 35 ). Kalau Tuhan Yesus sendiri senantiasa bersekutu, apalagi kita, seharusnya juga demikian.

Bersekutu dengan Tuhan adalah hak khusus kita sebagai orang percaya; dengan jatuhnya manusia pertama ke dalam dosa, persekutuannya dengan Bapa telah terputus dan akhirnya Yesus datang ke dunia untuk memulihkan hubungan yang telah terputus itu. Jadi, sesungguhnya Allah memanggil kita untuk bersekutu dengan-Nya. "Apa yang telah kamu lihat dan apa yang telah kamu dengar itu, kami berikan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Persekutuan dengan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan Anak-Nya, Yesus Kristus. " ( I Yohanes 1 : 3 ). Kalau kita perhatikan, para tokoh Alkitab selalu memiliki komitmen tinggi dalam menyediakan waktu untuk berdoa dan bersekutu dengan Tuhan. Kita tidak akan menjadi orang Kristen yang sehat dan bertumbuh tanpa memiliki persekutuan dengan Tuhan setiap hari.

Melalui persekutuan yang dekat dengan Tuhan, kita akan beroleh kekuatan menjalani hari demi hari. Tuhan Yesus sendiri berkata bahwa manusia perlu hidup dari setiap kata yang datang dari Allah, "Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah." ( Matius 4 : 4 ). Disini jelas sekali bahwa kekristenan adalah persekutuan dengan Tuhan. Adalah mengherankan jika anak-anak Tuhan tidak menunjukkan kekaribannya dengan Tuhan dalam kesehariannya, melainkan malah menyibukkan diri dengan perkara-perkara dunia ini.

"Dan aku berdoa, agar persekutuanmu di dalam iman turut mengerjakan pengetahuan akan yang baik di antara kita untuk Kristus." ( Filemon 6 )

0 comments: