"Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku." ( 1 Timotius 1 : 12 )
Dalam renungan kemarin dikatakan bahwa hidup ini adalah sebuah proses ujian; maka kita harus memiliki sikap hati yang benar dalam menghadapi semuanya itu. Kita diuji bagaimana bertindak saat kita merasa berjalan sendiri dalam hidup, padahal sesungguhnya Tuhan ada dekat kita. FirmanNya berkata, "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini," ( Roma 12:2a ). Jadi Tuhan menghendaki agar kita tidak serupa dengan dunia ini, tetapi harus berbeda dallam segala hal termasuk pola pikir, sikap, karakter, tindakan dan sebagainya, sehingga kita menjadi mengerti apa yang menjadi keinginan Tuhan. Dalam mengahdapi kehidupan ini jangan lagi kita berjalan dengan mata jasmani yang hanya melihat hal-hal duniawi, terfokus pada kebutuhan dan urusan sehari-hari, kekuatiran, kelemahan, kekurangan kita dan lain-lain, karena bila hal ini kita biarkan, cepat atau lambat kita akan mengalami kebutaan rohani: suatu keadaan dimana kita tidak lagi mempu melihat perkara-perkara besar yang dikerjakan oleh Tuhan.
Bukan itu saja, ternyata hidup ini adalah sebuah kepercayaan, saperti yang disampaikan Rasul Paulus kepada timotius agar dia tidak lagi sembarangan menjalani hidup sebab hidup didunia ini tidak lama, hanya sementara, singkat dan fana; oleh karena itu kita harus memanfaatkan hidup ini dengan sebaik-baiknya. Pemazmur menulis, "Sungguh, hanya beberapa telempap saja Kautentukan umurku; bagi-Mu hidupku seperti sesuatu yang hampa. Ya, setiap manusia hanyalah kesia-siaan! Ia hanyalah banyangan yang berlalu! ia hanya mempeributkan yang sia-sia dan menimbun, tetapi tidak tahu, siapa yang meraupnya nanti." ( Mazmur 39 : 6 - 7 )
Ketahuilah, semua yang ada di dunia ini milik Tuhan yang dipercayakan sementara kepada kita. Semua isi dunia ini hanya bisa kita nikmati sessat saja dan pada akhir kehidupan nanti kita akan dituntut pertanggungan jawab apa yang sudah kita kerjakan selama hidup di dunia ini.
"Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggung jawa tenang dirinya sendiri kepada Allah." ( Roma 14 : 12 )
Friday, September 19, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment