Tuesday, May 27, 2008

Pilihan Hidup

PILIHAN HIDUP MUSA

"Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun"
(Ibrani 11:24)

Musa adalah seorang pemimpin besar yang memiliki pengalaman hidup yang luar biasa bersama Tuhan; perjalanan hidupnya juga melalui proses yang berliku-liku. Musa lahir ketika Israel mengalami penindasan di Mesir, bahkan raja Mesir pada waktu itu (Firaun) membuat undang-undang agar semua anak laki-laki yang lahir dari seorang Israel harus dibunuh, sedangkan anak perempuan diperbolehkan hidup.

Musa luput dari bencana itu dan sampailah ia di istana Firaun dan dibesarkan di lingkungan istana sampai Musa menjadi dewasa, namun seperti dikatakan dalam firman Tuhan, "Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun, karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa." (Ibrani 11:24-25). Secara sepintas mungkin keputusan Musa adalah bodoh; kalau disuruh memilih kita pasti akan tinggal di istana dengan segala kenyamanannya dari pada harus hidup menderita di padang gurun. Kata 'lebih suka' diterjemahkan dari kata Yunani 'haireomai' yang berarti mengambil untuk dirinya sendiri atau memilih/ mengingini lebih. Karena iman maka, Musa lebih melihat kedepan yaitu taat dan menurut kepada kehendak Tuhan.

Musa tidak membuat pilihan hidup yang salah, dan dia tidak mau menyerah kepada situasi, karena dia memiliki visi yang Tuhan taruh di dalam dirinya. "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umatku di Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, aku mengetahui penderitaan mereka." (Keluaran 3 : 7). Oleh karena itu, "....sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir." (Keluaran 3:10). Inilah yang mendasari Musa untuk teguh kepada panggilan-Nya, walaupun ia harus menghadapi resiko yang berat yaitu menjadikan dirinya musuh Firaun, kerena ia hendak membawa bangsa Israel keluar dari Mesir. Tetapi Musa tidak takut kepada Firaun yang adalah gambaran iblis yang sangat benci kepada orang-orang yang mau hidup taat dan berbalik kepada Tuhan.

Karena iman, Musa lebih memilih hidup menderita memenuhi panggilan-Nya.

0 comments: