Thursday, May 29, 2008

Kesabaran Membuahkan Hasil

KUAT DI TENGAH ANIAYA


"Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Mekedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberikatan Injil kepada orang-orang disana." (Kisah 16: 10)

Dalam perjalanan sebagai utusan Tuhan, Paulus mendapat suatu penglihatan dan dalam penglihatan itu ia melihat ada seorang Makedonia yang berseru kepadanya, "Menyeberanglah kemari dan tolonglah kami!" (Kisah 16 : 9). Percaya bahwa penglihatan itu merupakan suatu panggilan atau amanat Tuhan untuk memberikana Injil di daerah tersebut, maka Paulus dan Silas memutuskan berangkat menuju ke daerah penginjilan itu. Namun, sesampainya di Makedonia, mereka tidak disambut dengan tangan terbuka, justru sebaliknya , mereka sangat menentang kehadiran Paulus dan Silas, bahkan orang-orang disitu menyeret mereka berdua ke tengah-tengah kerumunan orang banyak (pasar) dan menghadapkannya kepada penguasa kota itu. Pakaian mereka dikoyakkan dan didera berkali-kali, lalu keduanya dimasukkan ke dalam ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan.

Karena memberitakan Injil, Paulus dan Silas mendapat perlakuan yang sangat tidak manusiawi, namun mereka sama sekali tidak mengeluh, menggerutu, pututs asa, apalagi menyelahkan Tuhan dengan menanyakan inikah imbalan bagi orang-orang yang taat pada penglihatan Ilahi. Paulus dan Silas tetap kuat dan bersemangat untuk mengerjakan panggilana sorgawi walaupun mereka harus melewati penderitaan dan aniaya. Firman Tuhan mengatakan bahwa ".....kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia, " (Filipi 1 : 29). Mereka percaya bahwa ada rencana Tuhan yang lebih indah di balik semua penderitaan ini.

Jika saat ini kita harus mengalami penderitaan karena kesetuaan kita melayani Tuhan, tetaplah kuat dan jangan pernah mengeluh karena ada upah yang Dia sediakan bagi kita! Namun banyak juga orang Kristen ogah-ogahan melayani Tuhan padahal sarana dan prasarana telah tersedia. Cuaca buruk saja membuat kita kita enggan beribadah, bagaimana kalau kita dihadapkan dengan penderitaan dan aniaya ?!


Turutilah teladan penderitaan dan kesabaran para nabi! Baca Yakobus 5 : 10

2 comments:

Bani said...

Makasih banget ya atas ayat-ayatnya. Salam kenal dari saya Bani Telaumbanua.

Marundruri Blogs said...

Terima kasih buat komentarnya. Tuhan Yesus memberkati. Ya'ahowu..!!