MELAKUKAN FIRMAN
"Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri." ( Yakobus 1:22)
Tujuan hidup kita sebagai orang kristen adalah menjadi serupa dengan Kristus, seperti tertulis, "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup." (1 Yohanes 2 : 6). Itulah yang menjadi kehendak Tuhan bagi kita sebagaimana diawal penciptaan, dimana Allah menciptakan manusia itu menurut gambar dan rupa Dia (Baca Kejadian 1 : 27).
Untuk dapat mencapai visi Allah itu ada hal yang harus kita kerjakan yaitu tinggal di dalam Firman-Nya. Ketika seseorang tinggal di dalam firman Tuhan berarti dia melakukan firman itu dan menjadikannya sebagai gaya hidup sehari-hari. Akan ada terobosan-terobosan baru dalam hidup orang yang melakukan firman, senantiasa disertai mujizat, kesaksian dan kebaikan Tuhan, karena di dalam firman Tuhan terkandung kuasa yang sangat dahsyat. Firman Tuhan menjadi dahsyat ketika ketika kita melakukannya, dimana pada saat itu Tuhan melepaskan kuasa-Nya. Pengalaman hidup para tokoh Alkitab menjadi bukti betapa luar biasanya kehidupan orang yagn senantiasa tunggal di dalam firman-Nya, dimana keberhasilan dan kebahagiaan senantiasa menyertainya. (baca Mazmur 1 : 1-3, 112: 1). Jadi keberhasilan dan kebahagiaan itu tidak akan kita dapat hanya karena didoakan, tetapi sebagai akibat dari kita berjalan dalam firman-Nya.
Untuk tinggal di dalalm firman, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan :
1. Menerima firman, ".....terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam dalam hatimu, " (Yakobus 1 : 21). Kita harus menerima firman yang kita dengar/ baca baik melalui renungan/ kotbah dengan hati yang lembut agar firman itu tertanam di dalam hati kita. Hati lembut berarti tidak memberontak atau melawan, rela unuk dikoreksi dan dinasehati.
2. Merenungkan firman, "......meneliti hukum yang sempurna," (Yakobus 1 : 25). Tidak asal membaca tetapi kita harus memperhatikannya dengan teliti.
3. Melakukan firman, ".....sungguh-sungguh melakukannya...." (Yakobus 1 : 25). Iman kita akan bertumbuh bila kita melakukan firman itu dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kehidupan kita menjadi sebuah kesaksian bagi orang lain.
Syarat mutlak untuk diberkati Tuhan adalah menjadi pelaku firman setiap hari !


0 comments:
Post a Comment